Seperti semuanya ditadirkan sedemikian rupa. Hnh . . . sahabat, maafkan aku yang belum mampu menjangkau semua luka dan sedih kalian, maafkan aku yang tak selalu memiliki waktu untuk sekedar mendengar keluh kesah kalian, maafkan aku yang tak mampu membaca gurat luka yang kalian hadirkan lewat isyarat.
Aku menyayangi kalian, Jangan lagi ada duka. Sebab dukamu adalah dukaku. Bahagiamu adalah bahagiaku. Aku ingin kita tersenyum bersama, ceria, merona, merekah, bahagia. Usia kita sudah teramat cukup tua untuk melakukan hal-hal gila yang tak wajar.
Sahabat, ini ukhuwah . . . jika cinta, cukuplah kita bicara tentang Allaah dan Rasul-Nya. Sebab merekalah sejatinya cinta, karena cinta kita kepada antara keduanyalah menyala cinta kita pada sesama, keluarga, orang-orang yang berjuang dijalan-Nya.
Allaah . . . sampaikah kami hingga ke Jannah-Mu? sedang lalai begitu lebih sering menemani raga :(
*Astaghfirullaah ...
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Dua beda
Terkadang luka ada baiknya datang diawal. Agar kau tau bahwa hidup tak hanya tentang cinta. Gemerlap dunia hanya persinggahan yg fana. Me...
-
Aku cemburu… Pada hatimu yang tak lagi satu Pada mata air bahagiamu yang tak lagi karenaku Pada bulir-bulir kesejukanmu yang tak lagi...
-
PERAYAAN TAHUN BARU ITU SYIAR KAUM KUFFÂR Oleh : Mu h ammad Abū Salmâ “ Tet Tet Tet”, saya mendengar bising suara anak-anak kecil me...
-
Jam mu tertuju angka sepuluh Lelaki muda itu yang duduk didepanku Memandang lusuh keluar jalanan berdebu. Sesekali matanya sayu, mem...
cinta, adalah rekayasa hati,
BalasHapusmacem lagu dangdut aja lo pul -____-'
Hapussorry yee, mbakmu ini gak setuju sama pernyataanmu :D