Tampilkan postingan dengan label Kutipan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kutipan. Tampilkan semua postingan
20 Mar 2013
16 Mar 2013
Berdamai dengan Masa Lalu
"Kau tak akan pernah bisa berdamai dengan masa lalumu jika kau tidak memulainya dengan memaafkan semua kejadian yang telah terjadi. Kau justru harus memulainya dengan tidak menyalahkan dirimu sendiri."
---Tere Liye, Kisah Sang penandai
---Tere Liye, Kisah Sang penandai
Jarak Antara Sabar dan Bahagia
Jarak antara orang yang sabar dengan orang yang berbahagia itu hanya sehelai benang saja. Sudah dekat sekali.
--Tere liye
Bersabar
Bagi
orang-orang yg bersabar, maka apa-apa yg datang di kemudian hari akan
lebih baik baginya dibanding yg berlalu, yg telah pergi.
Bagi orang-orang yang bersabar, tidak ada ilusi, keraguan, kecemasan, pun termasuk penyesalan.
--Tere Liye
10 Mar 2013
Anak Perempuan Harus Gesit
Pernah baca kutipan ini
Kok anak cewek harus gesit? cekatan? Kenapa?--- hm, saya bicara atas sudut pandang saya saat ini ya kawan --- Jaman udah terbalik kan? iya gak sih?! Ah retorik lagii . . . contoh kasus aja deh ya. Saya anak perempuan paling bungsu di rumah, namun bukan berarti saya anak manja yang apa-apa minta sama orangtua. Malah saya malu kalau orangtua masih ngasih duitt, malu kalii lah. Hihihi. . . .
Kenapa anak perempuan harus gesit? --- biar para perempuan itu mandiri. Tidak bergantung sama orang lain. Sama hal kondisinya seperti saya di rumah. Saya berusaha keras supaya bisa bawa kereta (motor) supaya ketika saya butuh sesuatu yang memerlukan kendaraan, saya tidak merepotkan orang lain. Kalau saya gak gesit dan cekatan?! lah bisa-bisa bergantung terus sama orang lain. Sama saudara laki-laki saya tentunya. Terlebih yah, sekarang juga udah gak ada Bang Aan, Papa juga udah gak bisa bawa kereta (motor) jauh-jauh. Banteran paling cuma sampe simpang jalan aja.
Suatu kali saya pernah ngobrol ringan dengan teman saya yang belum mahir bawa kereta (motor) agar dia belajar lagi, belajar bawa kereta ke jalan-jalan besar. Karna kenapa? supaya lebih mandiri, supaya kalau ada kejadian hal-hal yang urgent akan lebih mudah menghadapinya. Misal nih ada kasus pengendara motor, satu nyetir, satu duduk dibelakang. Jika terjadi sesuatu dijalan, yang jalanannya sepi gak ada orang, dan tiba-tiba kecelakaan, si supirnya luka-luka gak bisa bawa kereta. Trus yang dibonceng tidak mengalami cedera apa-apa. Sementara kondisi jalanan sepi, gak ada orang sekitar yang bisa dimintai tolong. Solusi gimana dong? sementara yg dibonceng gak bisa bawa kereta. Ribet kan yah . . . ( nah, itu tadi contoh kasus yang agak ekstremnya). Kalau untuk diri sendiri misalnya, kita mau ke suatu tempat yang sifatnya sangat-sangat urgent, misal terjadi kecelakaan pada orang terdekat kita, mau membeli sesuatu, dsb. Kalau kita bisa naik motor kan jadi efisien kan ya. Lebih cepat sampai ke tujuan yang ingin kita capai.
Lalu, kenapa anak cewek harus gesit dan cekatan? -- Mohon maaf sebelumnya ya untuk kaum lelaki ^^ --- ini adalah karna anak cowok yang lembek melambai, pemalas, dsb. Sudahlah akui sajaa . . . (Eh, ini bukan feminis lho ya. Saya cuma gak respect sama kaum lelaki yang cuma jadi sampah dan menyampah di masyarakat. Menghasilkan enggak, bermanfaat juga enggak, ibarat sampah yang gak bisa di daur ulang lah --- pernyataan ini khusus bagi mereka2 si pemalas ulung!!)
Hemm . . . cukup. . . cukup sebel-sebelannya. Intinya yg namanya perempuan harus gesit, cekatan dan bisa mengerjakan banyak hal. Karena hal ini kelak juga akan bermanfaat untuk kita kedepannya. Karena setiap perempuan adalah calon istri juga calon ibu. Kelak ini berguna untuk menjalankan perannya sebagai ratu sejagad raya dalam istana rumah tangga. :)
Nah, untuk urusan cekatan dan gesit, sepertinya aku masih lebih unggul dibanding Lastri dalam hal mengendarai motor. Hihihi . . . sama2 Yamaha kan yah, tapi aku pake Jupiter loh Las, Selalu terdepan pokoknya. Selalu enak diajak lari-lari. ^^ ( hihihi . . . yang ini Out of Topic)
"Anak cewek itu harus gesit, cekatan, bisa mengerjakan banyak hal tanpa harus disuruh2, anak cewek itu bukan cuma soal imut. Kalau cuma soal imut, lucu, nggegamasin, lebih baik lihat boneka. Setidaknya boneka nggak ngerepotin.Yup, kutipan tersebut diambil dari novel 'Eliana'--Tere Liye. Awal baca kutipan ini di FP beliau, saya agak gak mudeng. Dua alis beradu, berkerut, mencoba membacanya dengan perlahan. Hehe . . . waktu itu efek kerja sambil ngeFB, jadilah semacam tak tuntas membacanya. Baiklah, mari kita ke inti persoalan . . . Lets Cekidot.
Kok anak cewek harus gesit? cekatan? Kenapa?--- hm, saya bicara atas sudut pandang saya saat ini ya kawan --- Jaman udah terbalik kan? iya gak sih?! Ah retorik lagii . . . contoh kasus aja deh ya. Saya anak perempuan paling bungsu di rumah, namun bukan berarti saya anak manja yang apa-apa minta sama orangtua. Malah saya malu kalau orangtua masih ngasih duitt, malu kalii lah. Hihihi. . . .
Kenapa anak perempuan harus gesit? --- biar para perempuan itu mandiri. Tidak bergantung sama orang lain. Sama hal kondisinya seperti saya di rumah. Saya berusaha keras supaya bisa bawa kereta (motor) supaya ketika saya butuh sesuatu yang memerlukan kendaraan, saya tidak merepotkan orang lain. Kalau saya gak gesit dan cekatan?! lah bisa-bisa bergantung terus sama orang lain. Sama saudara laki-laki saya tentunya. Terlebih yah, sekarang juga udah gak ada Bang Aan, Papa juga udah gak bisa bawa kereta (motor) jauh-jauh. Banteran paling cuma sampe simpang jalan aja.
Suatu kali saya pernah ngobrol ringan dengan teman saya yang belum mahir bawa kereta (motor) agar dia belajar lagi, belajar bawa kereta ke jalan-jalan besar. Karna kenapa? supaya lebih mandiri, supaya kalau ada kejadian hal-hal yang urgent akan lebih mudah menghadapinya. Misal nih ada kasus pengendara motor, satu nyetir, satu duduk dibelakang. Jika terjadi sesuatu dijalan, yang jalanannya sepi gak ada orang, dan tiba-tiba kecelakaan, si supirnya luka-luka gak bisa bawa kereta. Trus yang dibonceng tidak mengalami cedera apa-apa. Sementara kondisi jalanan sepi, gak ada orang sekitar yang bisa dimintai tolong. Solusi gimana dong? sementara yg dibonceng gak bisa bawa kereta. Ribet kan yah . . . ( nah, itu tadi contoh kasus yang agak ekstremnya). Kalau untuk diri sendiri misalnya, kita mau ke suatu tempat yang sifatnya sangat-sangat urgent, misal terjadi kecelakaan pada orang terdekat kita, mau membeli sesuatu, dsb. Kalau kita bisa naik motor kan jadi efisien kan ya. Lebih cepat sampai ke tujuan yang ingin kita capai.
Lalu, kenapa anak cewek harus gesit dan cekatan? -- Mohon maaf sebelumnya ya untuk kaum lelaki ^^ --- ini adalah karna anak cowok yang lembek melambai, pemalas, dsb. Sudahlah akui sajaa . . . (Eh, ini bukan feminis lho ya. Saya cuma gak respect sama kaum lelaki yang cuma jadi sampah dan menyampah di masyarakat. Menghasilkan enggak, bermanfaat juga enggak, ibarat sampah yang gak bisa di daur ulang lah --- pernyataan ini khusus bagi mereka2 si pemalas ulung!!)
Hemm . . . cukup. . . cukup sebel-sebelannya. Intinya yg namanya perempuan harus gesit, cekatan dan bisa mengerjakan banyak hal. Karena hal ini kelak juga akan bermanfaat untuk kita kedepannya. Karena setiap perempuan adalah calon istri juga calon ibu. Kelak ini berguna untuk menjalankan perannya sebagai ratu sejagad raya dalam istana rumah tangga. :)
Nah, untuk urusan cekatan dan gesit, sepertinya aku masih lebih unggul dibanding Lastri dalam hal mengendarai motor. Hihihi . . . sama2 Yamaha kan yah, tapi aku pake Jupiter loh Las, Selalu terdepan pokoknya. Selalu enak diajak lari-lari. ^^ ( hihihi . . . yang ini Out of Topic)
6 Mar 2013
Rembulan Tenggelam Di Wajahmu Quotes
“Kalau Tuhan menginginkannya terjadi, maka sebuah kejadian pasti terjadi. Tidak peduli seluruh isi langit-bumi bersekutu menggagalkannya.
Sebaliknya, kalau Tuhan tidak menginginkannya, maka sebuah kejadian niscaya tidak akan terjadi. Tidak peduli seluruh isi langit-bumi bersekutu melaksanakannya.”
--novel "Rembulan Tenggelam Di Wajahmu", Tere Liye.
"Kau, Aku & Sepucuk Angpau Merah" Quotes
"Banyak sekali orang yang jatuh cinta lantas sibuk dengan dunia barunya itu. Sibuk sekali, sampai lupa keluarga sendiri, lupa teman dekat, lupa sahabat karib. Padahal siapalah orang yang tiba-tiba mengisi hidup kita itu? Kebanyakan orang asing, orang baru."
--Tere Liye, novel 'Kau, Aku & Sepucuk Angpau Merah"
Niat Baik >< Niat Buruk
"Tidak ada niat baik yang boleh dicapai dengan
cara buruk, dan sebaliknya tidak ada niat buruk yang berubah baik meski
dilakukan dengan cara-cara baik."
-- novel "Rembulan Tenggelam di Wajahmu", Tere Liye
-- novel "Rembulan Tenggelam di Wajahmu", Tere Liye
Jujur meski itu Pahit
Maka berkata jujur, terus terang meski itu menyakitkan jauh lebih baik dibanding manis di depan di belakang menusuk.
Maka tampil adanya meski itu tidak bisa menyenangkan orang lain jauh lebih baik dibanding memakai topeng dan semua orang suka.
--Tere Liye
Penjelasan dalam Hidup
Terkadang penjelasan itu sudah ada di depan mata, tapi kita tidak peduli, malah mencari penjelasan yang lebih menyenangkan hati.
--Tere Liye
23 Feb 2013
9 Feb 2013
Pintu Hati
“Dan saat pintu hati itu terlalu dibuka padahal belum saatnya, maka tunas-tunas perasaanmu tak bisa kaupangkas lagi.
Semakin kautikam, dia tumbuh dua kali lipatnya. Semakin kauinjak, helai daun barunya semakin banyak.”
--separuh quote dari novel "Daun yang jatuh tak pernah membenci angin", Tere Liye,
1 Feb 2013
Supernova Quote's
“Sungai menjadi jalan pulangnya ke rumah tak berwadak, tapi ia selalu tahu di mana harus mengetuk pintu”
― Supernova: Akar
Hitam Putih AbuAbu
“Berat hati kuakui, kesusahan, kegembiraan, ketika keduanya lewat bersamaan tanpa permisi, maka sensasinya sama.”
― Dee
Filosopi Kopi Quote's
“Hidup akan mengikis apa saja yang memilih diam, memaksa kita untuk mengikuti arus agungnya yang jujur tetapi penuh rahasia. Kamu, tidak terkecuali.”
― Filosofi Kopi: Kumpulan Cerita dan Prosa Satu Dekade. ~Dee
28 Jan 2013
25 Des 2012
Imagination
Imagination is not a talent of some people. But is the health of Every person.
-Ralph Waldo Emerson-
Sumber Gambar: Google Image
24 Des 2012
Menangis Untuk Si(apa) ?
Berapa banyak air mata yang sudah kita
tumpahkan untuk seseorang, benda, atau sesuatu di atas dunia ini? Dan
berapa banyak lagi yang akan kita tumpahkan esok lusa?
My dear anggota page. Bukankah kalimat itu nyata? "Seseorang yang mengingat Allah di kala sendirian sehingga kedua matanya mengalirkan air mata (menangis), maka Allah akan menolongnya saat tidak ada lagi pertolongan yg tersisa kecuali pertolonganNya."
Lantas, setelah mengetahui kalimat ini, apakah kita masih memilih menangis ber-ember-ember untuk seseorang, yang jangankan ngasih pertolongan, boleh jadi dia nyadar juga nggak, tahu juga nggak kita sedang menangis untuknya.
Ayo, lebih baik kita menangis untuk Yang Maha mendengar. Janji itu valid, pasti terbukti. Janji itu sungguh hebat, pertolongan saat tidak ada lagi yang bisa menolong. Allah sungguh tahu kita menangis untukNya atau bukan. Maka jangan sia-siakan air mata kita.
~Tere Liye
My dear anggota page. Bukankah kalimat itu nyata? "Seseorang yang mengingat Allah di kala sendirian sehingga kedua matanya mengalirkan air mata (menangis), maka Allah akan menolongnya saat tidak ada lagi pertolongan yg tersisa kecuali pertolonganNya."
Lantas, setelah mengetahui kalimat ini, apakah kita masih memilih menangis ber-ember-ember untuk seseorang, yang jangankan ngasih pertolongan, boleh jadi dia nyadar juga nggak, tahu juga nggak kita sedang menangis untuknya.
Ayo, lebih baik kita menangis untuk Yang Maha mendengar. Janji itu valid, pasti terbukti. Janji itu sungguh hebat, pertolongan saat tidak ada lagi yang bisa menolong. Allah sungguh tahu kita menangis untukNya atau bukan. Maka jangan sia-siakan air mata kita.
~Tere Liye
Bagiku, Waktu selalu Pagi :)
“Bagiku waktu selalu pagi. Di antara potongan
dua puluh empat jam sehari, bagiku pagi adalah waktu paling indah.
Ketika janji-janji baru muncul seiring embun menggelayut di ujung
dedaunan. Ketika harapan-harapan baru merekah bersama kabut yang
mengambang di persawahan hingga jauh di kaki pegunungan. Pagi, berarti
satu hari yang melelahkan telah terlampaui lagi. pagi, berarti satu
malam dengan mimpi-mimpi yang menyesakkan terlewati lagi.”
*Tere Liye, novel "Sunset Bersama Rosie", tentang kesempatan, tentang perasaan, tentang pagi, dan tentu saja tentang sunset
*Tere Liye, novel "Sunset Bersama Rosie", tentang kesempatan, tentang perasaan, tentang pagi, dan tentu saja tentang sunset
17 Des 2012
We Can Not Learn Without Pain
Jika kita 'terbang' terlalu cepat, lupa bersyukur, biasanya jatuhnya akan terasa lebih sakit. Dunia ini persis roda, semua dipergilirkan, kita saja yang abai belajar dari pengalaman teman, tetangga, kenalan, bahkan diri sendiri.
--Tere Liye
Langganan:
Postingan (Atom)
Dua beda
Terkadang luka ada baiknya datang diawal. Agar kau tau bahwa hidup tak hanya tentang cinta. Gemerlap dunia hanya persinggahan yg fana. Me...
-
Aku cemburu… Pada hatimu yang tak lagi satu Pada mata air bahagiamu yang tak lagi karenaku Pada bulir-bulir kesejukanmu yang tak lagi...
-
Just wanna say I miss You so much Maaf aku menangis lagi. Aku hanya merindukanmu,
-
Seperti semuanya ditadirkan sedemikian rupa. Hnh . . . sahabat, maafkan aku yang belum mampu menjangkau semua luka dan sedih kalian, maafkan...



