Tampilkan postingan dengan label Tere Liye. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tere Liye. Tampilkan semua postingan

18 Mar 2013

Orang Yang sabar

Tidak ada yang bisa menyakiti hati seseorang yang sabar--fisiknya bisa, tapi jiwanya utuh.

--Tere Lije

17 Mar 2013

Begitulah Kehidupan

"Begitulah kehidupan. Robek tidaknya sehelai daun di tempat tersembunyi semua sudah ditentukan. Menguap atau menetesnya sebulir embun yang menggelayut di bunga anggrek di dahan paling tinggi, hutan paling jauh, semua sudah ditentukan."

"Kalau urusan sekecil itu saja sudah ditentukan, bagaimana mungkin urusan manusia yang lebih besar luput dari ketentuan?"

--Tere Liye, novel "Rembulan Tenggelam Di Wajahmu"

Untukmu Yang Masih Sendiri

 
"Dengarkanlah kabar bahagia ini ; wahai wanita-wanita yang hingga usia tiga puluh, empat puluh, atau lebih dari itu, tapi belum juga menikah, mungkin karena keterbatasan fisik, kesempatan atau tidak pernah 'terpilih' di dunia yang amat keterlauan mencintai materi dan tampilan wajah.

Yakinlah, wanita-wanita salehah yang sendiri, namun tetap mengisi hidupnya dengan indah, berbagi, berbuat baik, dan bersyukur. kelak di hari akhir sungguh akan menjadi bidadari-bidadari surga. dan kabar baik itu pastilah benar, bidadari surga parasnya cantik luar biasa."

~Tere Liye

16 Mar 2013

Berdamai dengan Masa Lalu

"Kau tak akan pernah bisa berdamai dengan masa lalumu jika kau tidak memulainya dengan memaafkan semua kejadian yang telah terjadi. Kau justru harus memulainya dengan tidak menyalahkan dirimu sendiri."

---Tere Liye, Kisah Sang penandai


Jarak Antara Sabar dan Bahagia

Jarak antara orang yang sabar dengan orang yang berbahagia itu hanya sehelai benang saja. Sudah dekat sekali.

--Tere liye

Lagu Hidup

Siapapun yang ingin bernyanyi, selalu menemukan lagu untuk dinyanyikan. Selalu." --swedish proverb

**maksud dari pepatah ini sederhana sekali: siapapun yang ingin hidup bahagia, maka dia akan selalu menemukan kebahagiaan itu. walaupun di tengah kecamuk perang, di tengah beban kehidupan, di tengah penganiayaan, di tengah kesulitan, selalu ada kebahagiaan terselip di sana. tinggal kita mau bahagia atau tidak.

Pemahaman Yang Baik

Orang-orang yg memiliki pemahaman baik, selalu percaya takdir terbaik akan datang, maka kisah cintanya bahkan bisa digubah menjadi puisi indah di pagi syahdu di depan bisunya suara air terjun. Yang terbaik akan datang.

Tetapi orang-orang yg tdk memiliki pemahaman baik, tdk memiliki ilmunya, hanya mengekor, maka kisah cintanya hanya akan merusak diri sendiri, bahkan keluarganya sendiri. Penyesalan tidak mudah hilang.

Apa itu pemahaman yg baik? Banyak. Ada dalam agama kita, ada dalam nasehat orang tua kita, ada dalam pengamatan sehari-hari, ada dari belajar pengalaman orang sekitar, ada dimana-mana.

--Tere Liye

Bersabar

Bagi orang-orang yg bersabar, maka apa-apa yg datang di kemudian hari akan lebih baik baginya dibanding yg berlalu, yg telah pergi.

Bagi orang-orang yang bersabar, tidak ada ilusi, keraguan, kecemasan, pun termasuk penyesalan.

--Tere Liye

12 Mar 2013

Skenario yang Terbaik

Engkau tahu, duhai tetes air hujan, kering sudah air mata, tidur tak nyenyak, makan tak enak, tersenyum penuh sandiwara, tapi biarlah Tuhan menyaksikan semuanya.

Engkau tahu, duhai gemerisik angin,kalau boleh, ingin kutitipkan banyak hal padamu, sampaikan padanya sepotong kata, tapi itu tak bisa kulakukan, biarlah Tuhan melihat semuanya.

Engkau tahu, duhai tokek di kejauhan,setiap kali kau berseru ‘tokekk’, aku ingin sekali menghitung, satu untuk iya, satu untuk tidak, lantas berharap kau berbunyi sekali lagi agar jawabannya ‘iya’, dan berharap kau berhenti jika memang sudah ‘iya’, tapi itu tak bisa kulakukan, biarlah Tuhan mendengar semuanya.

Engkau tahu, duhai retakan dinding,sungguh aku tak tahu lagi berapa dalam retaknya hati ini, besok lusa, mudah saja memperbaiki retakanmu dinding, tinggal ambil semen dan pasir, tapi hatiku, entah bagaimana merekatkannya kembali, tapi biarlah Tuhan menyaksikan semuanya.

Wahai orang-orang yang merindu, maka malam ini, akan kusampaikan sebuah kabar gembira dari sebuah nasehat bijak. Kalian tahu, buku-buku cinta yang indah, film-film roman yang mengharukan, puisi-puisi perasaan yang mengharu biru, itu semua ditulis oleh penulisnya. Maka, biarlah, biarlah kisah perasaan kalian yang spesial, ditulis langsung oleh Tuhan. Percayakan pada yang terbaik.

--Tere Liye,

11 Mar 2013

Hidup Bagai Roda

Hidup ini bagai roda, kadang kita di atas, semua terasa mudah, kadang kita di bawah, semua terasa sulit, dipergilirkan, satu sama lain sungguh dipergilirkan.

Itulah kenapa kita tidak harus sombong, menyakiti saudara sendiri, merendahkan teman saat posisi kita di atas, karena besok lusa, boleh jadi kitalah dalam posisi susah, sulit, dan harus meminta pertolongan kepada orang yang pernah kita sakiti.

Maka, berbahagialah orang2 yang memahami hal ini, dan mampu menjaga dirinya dari perbuatan tersebut. Dan sungguh, lebih berbahagia lagi orang2 yang sudah pernah disakiti, direndahkan, tapi tetap memilih untuk membalas orang yang menyakitinya dengan penuh kebaikan, tak kurang walau semili ketulusan dalam hatinya.

--Tere Liye

6 Mar 2013

Rembulan Tenggelam Di Wajahmu Quotes

“Kalau Tuhan menginginkannya terjadi, maka sebuah kejadian pasti terjadi. Tidak peduli seluruh isi langit-bumi bersekutu menggagalkannya.

Sebaliknya, kalau Tuhan tidak menginginkannya, maka sebuah kejadian niscaya tidak akan terjadi. Tidak peduli seluruh isi langit-bumi bersekutu melaksanakannya.”

--novel "Rembulan Tenggelam Di Wajahmu", Tere Liye.

"Kau, Aku & Sepucuk Angpau Merah" Quotes

"Banyak sekali orang yang jatuh cinta lantas sibuk dengan dunia barunya itu. Sibuk sekali, sampai lupa keluarga sendiri, lupa teman dekat, lupa sahabat karib. Padahal siapalah orang yang tiba-tiba mengisi hidup kita itu? Kebanyakan orang asing, orang baru."

--Tere Liye, novel 'Kau, Aku & Sepucuk Angpau Merah"

Niat Baik >< Niat Buruk

"Tidak ada niat baik yang boleh dicapai dengan cara buruk, dan sebaliknya tidak ada niat buruk yang berubah baik meski dilakukan dengan cara-cara baik."

-- novel "Rembulan Tenggelam di Wajahmu", Tere Liye

Jujur meski itu Pahit

Maka berkata jujur, terus terang meski itu menyakitkan jauh lebih baik dibanding manis di depan di belakang menusuk.

Maka tampil adanya meski itu tidak bisa menyenangkan orang lain jauh lebih baik dibanding memakai topeng dan semua orang suka.

--Tere Liye

Penjelasan dalam Hidup

Terkadang penjelasan itu sudah ada di depan mata, tapi kita tidak peduli, malah mencari penjelasan yang lebih menyenangkan hati.

--Tere Liye

9 Feb 2013

Pintu Hati

“Dan saat pintu hati itu terlalu dibuka padahal belum saatnya, maka tunas-tunas perasaanmu tak bisa kaupangkas lagi.

Semakin kautikam, dia tumbuh dua kali lipatnya. Semakin kauinjak, helai daun barunya semakin banyak.”

--separuh quote dari novel "Daun yang jatuh tak pernah membenci angin", Tere Liye,

18 Jan 2013

Kehidupan Laksana Intan

“Kau tahu, Nak, sepotong intan terbaik dihasilkan dari dua hal, yaitu, suhu dan tekanan yang tinggi di perut bumi. Semakin tinggi suhu yang diterimanya, semakin tinggi tekanan yang diperolehnya, maka jika dia bisa bertahan, tidak hancur, dia justeru berubah menjadi intan yang berkilau tiada tara. Keras. Kokoh. Mahal harganya.

“Sama halnya dengan kehidupan, seluruh kejadian menyakitkan yang kita alami, semakin dalam dan menyedihkan rasannya, jika kita bisa bertahan, tidak hancur, maka kita akan tumbuh menjadi seseorang berkarakter laksana intan. Keras. Kokoh."

--Negeri Di Ujung Tanduk-Tere Liye, sekuel cerita Thomas

24 Des 2012

Prasangka dalam Dusta

Seringkali orang2 sama sekali tidak sedang membicarakan kita. Orang2 sedang membicarakan diri sendirinya.

Tetapi kenapa kita tiba-tiba merasa orang2 sedang membicarakan kita? Lantas kita berseru hanya untuk 'membela diri'. Membuat orang2 yang sedang bicara menoleh bingung, 'eh, ini siapa yang tiba-tiba marah2?'

Pernah mengalaminya bukan?

Kalian tahu, inilah salah-satu tabiat orang2 yang pengin tahu urusan orang lain, suka bergunjing dan suka membuka aib. Mereka amat ingin tahu urusan orang lain, tapi ternyata justeru 'amat sensitif' saat orang lain bicara. Semoga dengan terus menjaga diri, pandai meng-hisab diri sendiri, kita bisa terus berlatih menjauh dari hal-hal berdaya rusak tersebut.

~Tere Liye


*Tabayyun terlebih dahulu sebelum membuat prasangka-prasangka negative ke orang lain, ini terpenting. Jika tabayyun tak memungkinkan untuk dilakukan, maka berprasangka baiklah. Singkirkan ego dan kebencian. Sesungguhnya kita umat muslim adalah bersaudara :)

Menangis Untuk Si(apa) ?

Berapa banyak air mata yang sudah kita tumpahkan untuk seseorang, benda, atau sesuatu di atas dunia ini? Dan berapa banyak lagi yang akan kita tumpahkan esok lusa?

My dear anggota page. Bukankah kalimat itu nyata? "Seseorang yang mengingat Allah di kala sendirian sehingga kedua matanya mengalirkan air mata (menangis), maka Allah akan menolongnya saat tidak ada lagi pertolongan yg tersisa kecuali pertolonganNya."

Lantas, setelah mengetahui kalimat ini, apakah kita masih memilih menangis ber-ember-ember untuk seseorang, yang jangankan ngasih pertolongan, boleh jadi dia nyadar juga nggak, tahu juga nggak kita sedang menangis untuknya.

Ayo, lebih baik kita menangis untuk Yang Maha mendengar. Janji itu valid, pasti terbukti. Janji itu sungguh hebat, pertolongan saat tidak ada lagi yang bisa menolong. Allah sungguh tahu kita menangis untukNya atau bukan. Maka jangan sia-siakan air mata kita.

~Tere Liye

Bagiku, Waktu selalu Pagi :)

“Bagiku waktu selalu pagi. Di antara potongan dua puluh empat jam sehari, bagiku pagi adalah waktu paling indah. Ketika janji-janji baru muncul seiring embun menggelayut di ujung dedaunan. Ketika harapan-harapan baru merekah bersama kabut yang mengambang di persawahan hingga jauh di kaki pegunungan. Pagi, berarti satu hari yang melelahkan telah terlampaui lagi. pagi, berarti satu malam dengan mimpi-mimpi yang menyesakkan terlewati lagi.”

*Tere Liye, novel "Sunset Bersama Rosie", tentang kesempatan, tentang perasaan, tentang pagi, dan tentu saja tentang sunset

Dua beda

 Terkadang luka ada baiknya datang diawal. Agar kau tau bahwa hidup tak hanya tentang cinta.  Gemerlap dunia hanya persinggahan yg fana.  Me...