"Diluar hujan, aku kedinginan"
"Rain . . . "
"Ya. "
"Disini juga hujan. Deras."
"Apa sudah banjir?"
"Mungkin."
"Kau baik-baik saja, senja?"
"Aku tidak yakin."
"Kau dimana?? biar kutemani."
"Dibawah hujan"
"Gunakan Payung teduh itu, senja"
"Payungnya tidak mau terbuka."
"Senja . . . Jangan menangis lagi."
"Aku tak pernah ingin melakukannya, Rain"
"Aku akan ketempatmu sekarang."
"Tidak bisa Rain, Kau tidak bisa ketempatku dan pula tak mungkin"
"Apanya yang gak mungkin?"
"Rain. . ."
"Ya."
"Terimakasih"
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Dua beda
Terkadang luka ada baiknya datang diawal. Agar kau tau bahwa hidup tak hanya tentang cinta. Gemerlap dunia hanya persinggahan yg fana. Me...
-
Aku cemburu… Pada hatimu yang tak lagi satu Pada mata air bahagiamu yang tak lagi karenaku Pada bulir-bulir kesejukanmu yang tak lagi...
-
PERAYAAN TAHUN BARU ITU SYIAR KAUM KUFFÂR Oleh : Mu h ammad Abū Salmâ “ Tet Tet Tet”, saya mendengar bising suara anak-anak kecil me...
-
Jam mu tertuju angka sepuluh Lelaki muda itu yang duduk didepanku Memandang lusuh keluar jalanan berdebu. Sesekali matanya sayu, mem...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan tinggalkan jejak dengan sejuta manfaat yang memotivasyifa^_^