Membiasakan yang sudah tak lagi menjadi kebiasaan itu emang butuh perjuangan . Contohnya postingan-postingan saya belakangan ini. Seratus postingan terakhir cuma terdapat 21 postingan puisi, 19 diantaranya adalah puisi lama yang di repost kembali. Dan puisi yang baru hanya ada 3 buah puisi. Hohoho . . .
Saya memang sudah tak semudah dahulu dalam menguraikan kata menjadi puisi. Mungkin efek bacaan juga kali ya, dulu rajin buat puisi karna yang dibacain puisi-puisinya setiap orang, entah itu dari blogwalking, majalah, ataupun buku-buku di perpus kampus :)
Dan ketika hendak berpuisi kembali, tangan seolah kaku menarikan kata-kata manjadi bersayap atau ambigu. Hm. . . semacam kehilangan kekuatan bulan (*Emangnya sailorMoon apa??? Xp ) hihihi. . . .
Mungkin memang udah bukan jamannya lagi berpuisi, tapi lebih dari itu. Namun yang pasti belum sampai kepada menulis Novel :) (*Belum berniat soalnya ^^
30 Okt 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Dua beda
Terkadang luka ada baiknya datang diawal. Agar kau tau bahwa hidup tak hanya tentang cinta. Gemerlap dunia hanya persinggahan yg fana. Me...
-
Aku cemburu… Pada hatimu yang tak lagi satu Pada mata air bahagiamu yang tak lagi karenaku Pada bulir-bulir kesejukanmu yang tak lagi...
-
PERAYAAN TAHUN BARU ITU SYIAR KAUM KUFFÂR Oleh : Mu h ammad Abū Salmâ “ Tet Tet Tet”, saya mendengar bising suara anak-anak kecil me...
-
Jam mu tertuju angka sepuluh Lelaki muda itu yang duduk didepanku Memandang lusuh keluar jalanan berdebu. Sesekali matanya sayu, mem...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan tinggalkan jejak dengan sejuta manfaat yang memotivasyifa^_^