Aku tau itu luka,
Hingga tiada mampu kau tahan embun dimata
Yang menguap bersama bau tanah basah oleh hujan
Birunya langit seolah hitam di lubuk
Putih awan serasa kelabu di qalbu
Sendumu diam-diam hamcurkan rindu
Yang perlahan menusuk bak paku
"Aku Kuat", katamu
Tapi maknamu menyiratkan rapuh.
Sedang sukmaku serasa bersatu dengan jiwamu
Lukamu terasa hingga menusuk qalbuku.
Adakah jalan untuk sejenak membendung resahmu?
Yang tertimbun gelisah sejak sewindu
Ataukah ada pengganti yg lebih baik dari tersedu?
Sedang kuharap senyum ramahmu tetap selalu menyapaku
Meski mendung di Langitku langitmu
Meski basah bumiku bumimu.
Tenanglah sahabat,
Aku percaya katamu "Aku Kuat"
~Dibawah Langit Biru
Teruntukmu yang senyumnya kurindu
9 Jul 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Dua beda
Terkadang luka ada baiknya datang diawal. Agar kau tau bahwa hidup tak hanya tentang cinta. Gemerlap dunia hanya persinggahan yg fana. Me...
-
Aku cemburu… Pada hatimu yang tak lagi satu Pada mata air bahagiamu yang tak lagi karenaku Pada bulir-bulir kesejukanmu yang tak lagi...
-
PERAYAAN TAHUN BARU ITU SYIAR KAUM KUFFÂR Oleh : Mu h ammad Abū Salmâ “ Tet Tet Tet”, saya mendengar bising suara anak-anak kecil me...
-
Jam mu tertuju angka sepuluh Lelaki muda itu yang duduk didepanku Memandang lusuh keluar jalanan berdebu. Sesekali matanya sayu, mem...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan tinggalkan jejak dengan sejuta manfaat yang memotivasyifa^_^