Pagi....
Aromamu masih saja merayu sukmaku
Atau kisah esok nanti yang kita jalani.
Dhuha....
Harummu menggoda derap langkah
Untuk membutirkan doadoa segala asa
Atau menabur benih doa dalam irama nada
Diujung siang, ada senja yang meggantung
Menuju malam dalam biru jingga yang bersambung
Masih...
Kau hadirkan segala rasa lewat celah celoteh semusim
Menghangatkan kebekuan yang membatu.
Mungkin perlahan waktu memberikan perannya kepada alam
Agar tak diam terlalu lama bak pualam.
~Hujan Semusim
7.7.12
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Dua beda
Terkadang luka ada baiknya datang diawal. Agar kau tau bahwa hidup tak hanya tentang cinta. Gemerlap dunia hanya persinggahan yg fana. Me...
-
Aku cemburu… Pada hatimu yang tak lagi satu Pada mata air bahagiamu yang tak lagi karenaku Pada bulir-bulir kesejukanmu yang tak lagi...
-
PERAYAAN TAHUN BARU ITU SYIAR KAUM KUFFÂR Oleh : Mu h ammad Abū Salmâ “ Tet Tet Tet”, saya mendengar bising suara anak-anak kecil me...
-
Jam mu tertuju angka sepuluh Lelaki muda itu yang duduk didepanku Memandang lusuh keluar jalanan berdebu. Sesekali matanya sayu, mem...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan tinggalkan jejak dengan sejuta manfaat yang memotivasyifa^_^