Dunia juga tidak lebih indah
Pun kupu-kupu sesak diantara belantara
Berharap jiwa tiada merana!?
Disyurga tempatnya!
Belati paraumu menusuk tanpa reka-reka
Dimana celah ada, kau masuki dengan dera lara
Whuuzh...
Angin menyapa dengan kerasnya
Menghantam raga yang jiwanya entah dimana,
Yang hatinya entah sama siapa.
dicuri!!! penyamun-penyamun hitam dalam gulita
jauh...jauh ia pergi
Terbang, dengan sayap kupu-kupu yang ia rampas kemarin pagi
Hilang, tanpa jejak
Medan, 5 Agustus 2008
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan tinggalkan jejak dengan sejuta manfaat yang memotivasyifa^_^