1 Mar 2013
Melukis Rindu
Aku menulis dan inspirasi tulisanku adalah "Rindu". Rindu adalah tarikan nafas yang mengalun lembut dalam tiap dawai hembusan kata. Kau . . . Rinduku. Rindu yang menjadi tulang punggung tiap ritme kata yang mengalun syahdu di atas kertas putih buku-buku. Kau adalah rinduku yang menjadi derapan bisu nan memompa kata-kata mesra lewat bilik jantungku. Menelusup masuk perlahan tanpa sadar arti kiasan dibalik bangsku yang memaku.
Saat semua tlah jelas membekas diatas bentangan-bentangan kertas, tiada satu katapun yang tak mengarah padamu.
---- Rindu.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Dua beda
Terkadang luka ada baiknya datang diawal. Agar kau tau bahwa hidup tak hanya tentang cinta. Gemerlap dunia hanya persinggahan yg fana. Me...
-
Aku cemburu… Pada hatimu yang tak lagi satu Pada mata air bahagiamu yang tak lagi karenaku Pada bulir-bulir kesejukanmu yang tak lagi...
-
PERAYAAN TAHUN BARU ITU SYIAR KAUM KUFFÂR Oleh : Mu h ammad Abū Salmâ “ Tet Tet Tet”, saya mendengar bising suara anak-anak kecil me...
-
Jam mu tertuju angka sepuluh Lelaki muda itu yang duduk didepanku Memandang lusuh keluar jalanan berdebu. Sesekali matanya sayu, mem...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan tinggalkan jejak dengan sejuta manfaat yang memotivasyifa^_^