Adakah aku selayak menunggu
Embun pagi yang entah kapan hadir saat kubuka daun pintu
Rintih hujan yang berawal mendung di langit gelap oleh sang awan
Meluruh. Oleh sang bayu
Ia kini datangnya membawa ragu membiru
Dan esok perginya dengan kepastian mengganggu
Seperti bisu dalam bui besi
Karma rindu.
Kota Hujan,
1.2.13
2 Jan 2013
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Dua beda
Terkadang luka ada baiknya datang diawal. Agar kau tau bahwa hidup tak hanya tentang cinta. Gemerlap dunia hanya persinggahan yg fana. Me...
-
Aku cemburu… Pada hatimu yang tak lagi satu Pada mata air bahagiamu yang tak lagi karenaku Pada bulir-bulir kesejukanmu yang tak lagi...
-
PERAYAAN TAHUN BARU ITU SYIAR KAUM KUFFÂR Oleh : Mu h ammad Abū Salmâ “ Tet Tet Tet”, saya mendengar bising suara anak-anak kecil me...
-
Jam mu tertuju angka sepuluh Lelaki muda itu yang duduk didepanku Memandang lusuh keluar jalanan berdebu. Sesekali matanya sayu, mem...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan tinggalkan jejak dengan sejuta manfaat yang memotivasyifa^_^