Menari sepoy ilalang senja
Dibawah terik angin riang manja
Terdiam detik jam angka-angka
Sibuk mengkhusyuk rupa hamba buruk rupa.
bertasbih di atas altar langit tua
bermuka dua
bermuram durja gemuruhnya.
mematikan matahari,
lewat petir awan mimpi.
Bagaimana bisa?
kosong,karena gontai.
Batam, 9 Juni 2009
9 Jun 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Dua beda
Terkadang luka ada baiknya datang diawal. Agar kau tau bahwa hidup tak hanya tentang cinta. Gemerlap dunia hanya persinggahan yg fana. Me...
-
Aku cemburu… Pada hatimu yang tak lagi satu Pada mata air bahagiamu yang tak lagi karenaku Pada bulir-bulir kesejukanmu yang tak lagi...
-
PERAYAAN TAHUN BARU ITU SYIAR KAUM KUFFÂR Oleh : Mu h ammad Abū Salmâ “ Tet Tet Tet”, saya mendengar bising suara anak-anak kecil me...
-
Jam mu tertuju angka sepuluh Lelaki muda itu yang duduk didepanku Memandang lusuh keluar jalanan berdebu. Sesekali matanya sayu, mem...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan tinggalkan jejak dengan sejuta manfaat yang memotivasyifa^_^